Penyelenggaraan Musrenbangnas 2018

Jakarta (08/05/2018) - Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, Pemerintah kembali menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2018 pada hari Senin 30 April 2018. Pada acara yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya tersebut dibuka secara resmi oleh Bapak Presiden Ir. H. Joko Widodod (Jokowi) yang didampingi oleh Wakil Presiden Bapak (Wapres) Jusuf Kalla.
Selain Presiden Jokowi-JK, para menteri Kabinet yang hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan menteri lainnya. Selain itu acara ini juga di hadiri oleh seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota se Indonesia.
Setelah pembukaan selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan Desk persidangan Musrenbangnas yang dijadwalkan mulai tanggal 02 Mei - 11 Mei 2018 yang bertempat di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan. Adapun Provinsi Kalimantan Utara sendiri mendapat alokasi waktu pembahasan desk pada 08 Mei 2018 yang berlangsung mulai jam 08.00 - 16.00 WIB. Acara persidangan ini merupakan kelanjutan dari acara rakortek yang telah diselenggarakan di yogyakarta dan lombok pada bulan maret lalu.
Pelaksanaan desk Musrenbangnas membahas penajaman dan sonkronisasi atas rencana pelaksanaan 5 (lima) Prioritas Nasional Tahun 2019 yang dientry/diusulkan Provinsi dan Kabupaten Kota melalui aplikasi Simlaras, yang dipimpin langsung oleh Perwakilan dari Kementerian/Lembaga sesuai dengan masing-masing Prioritas Nasional (PN).
Pada prosesnya, Kementrian/Lembaga (K/L) masih menemukan beberapa kesalahan usulan pada entry-an aplikasi Simlaras yang salah kamar dan tidak sesuai dengan usulan yang terdapat pada program/kegiatan (K/L), sehingga pembahasan berlangsung sedikit alot. 
Kementrian/Lembaga menyayangkan masih banyak Daerah yang belum paham dan mengerti proses dalam penginputan data usulan, namun hal ini dibantah oleh perwakilan dari masing-masing daerah dan juga oleh Administrator Simlaras Provinsi Kalimantan Utara Sdr. Joni Trisetio Putro. Menurutnya, Daerah sudah melakukan proses input usulan dan proses verifikasi sesuai dengan prosedur yang ada. 
Hal inipun ditanggapi oleh bagian pengembangan Simlaras bahwa mungkin terjadi kesalahan pada saat proses transfer data pembahasan dan akan ditelusuri lebih lanjut. Kementerian/Lembaga juga akan memberikan toleransi perbaikan inputan data usulan mulai tanggal 21 - 28 Mei 2018.